Tampilkan postingan dengan label Kisah Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Unik. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Agustus 2016

Di Balik Jeruji Penjara,Arlandi Hinton Ucapkan Dua Kalimat Syahadat..

Admin 2     08.43    




Masa lalu Arlandi Hinton begitu kelam. Pemuda Afro-Amerika ini sempat menjadi anggota geng narkoba di Amerika Serikat.
Nasibnya sedikit lebih baik, ketika ditemukan rapper legendaris E Eazy yang menjadi mentornya tersebut. Ia kemudian disulap menjadi rapper dengan nama panggung BG Knocc Out.
Cerita indah itu segera buyar ketika mentornya tewas terbunuh pada 1995. Ia pun dipenjara atas tuduhan terlibat pembunuhan pada 1998.
Selama di penjara, ia menemukan Islam, dan memutuskan menjadi Muslim pada 2009. Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, ia ubah namanya menjadi Hasan bin Hinton.
Ia mendekam di penjara selama sepuluh tahun. “Masuk penjara memberikan perubahan besar bagi saya. Jujur, saya belum pernah masuk penjara. Saya tidak tahu, apa yang bisa saya harapkan dari penjara. Jadi, saya benar-benar tidak memiliki harapan apapun,” ujarnya bercerita kisahnya menerima Islam, seperti dinukil Arabnews.com.
“Tapi saya mencoba melahirkan harapan itu, dengan mulai membaca. Satu tahun, setelah saya banyak berdiskusi dengan tahanan Muslim, saya muilai pelajari Islam dan mengucapkan syahadat.”
Hinton mengaku menyelesaikan hukuman penjara membuat ia harus berubah. “Itulah awal dari transformasi dari hidup saya. Saya pikir, saya akan tewas di sana. Tapi Allah punya rencana lain. Saya tengah menikmati perubahan itu, jujur saya sulit menggambarkan seperti apa perubahan itu. Namun, saya pasti berubah, insya Allah,” tegasnya.
Allah SWT Perencana yang Baik
Arlandi Hinton atau Hasan bin Hinton adalah salah satu musisi Amerika Serikat yang mendapat hidayah, hingga akhirnya memeluk Islam.
Ia mengaku begitu percaya akan ayat-ayat Alquran. Ia berpendapat jika Allah SWT adalah perencana yang baik, seperti yang dikatakan dalam kitab suci umat Islam tersebut.
“Saya pikir, begitu banyak orang tumbuh dan besar dalam lingkungan Kristen, namun tidak pernah mendapatkan keuntungan apapun. Islam itu sangat jelas, Anda diajak untuk berpikir tentang diri Anda sendiri, tentang Allah SWT, satu hal yang tidak disadari agama lain,” katanya seperti disadur dari Arabnews.com.
“Ketika orang menyadari hal itu, insya Allah, sangat mudah untuk menerima Islam sebagai jalan hidup,” sambungnya ketika ditanya banyaknya musisi menjadi Muslim.
Kita Harus Teladani Rasulullah SAW
Ketika pertama kali naik haji, Arlandi Hinton atau Hasan bin Hinton mengaku sangat gembira.
“Sebagai Muslim, kita tidak bisa menunggu untuk melihat secara langsung Ka’bah, Madinah dan Masjid Nabawi,” akunya kepada Arabnews.com.
“Saya merasakan hal yang begitu besar. Ini adalah pengalaman terbaik dalam hidup saya.”
Hinton mengaku tidak akan kembali ke dunia musik setelah menunaikan ibadah haji. Ia mengaku akan fokus berbisnis.
“Saya pikir itu tidak mungkin, tapi setelah membersihkan diri dari dosa. Saya tidak ingin kembali berbuat dosa. Justru saya tak sabar menunggu rencana Allah yang lain,” sebut Hinton.
Rapper asal Amerika Serikat itu menyumbangkan saran kepada anak muda yang ingin berkarier di dunia musik. “Sebagai Muslim kita harus merenungkan apa yang diteladankan Nabi Muhammad SAW, semoga rahmat Allah menyertainya selalu. Jujur, saya tidak rekomendasikan mereka mengeluti industri musik tanpa persiapan apapun,” tegasnya.(kisahmuallaf.com)

Kukira Awalnya Al-Qur'an Itu Adalah Buku Panduan Wisata,Kata Joel Underwood

Admin 2     08.27    





“Awalnya aku tak tahu Alquran itu sesuatu yang agung. Aku membacanya karena berpikir di dalamnya ada pengetahuan tentang budaya Arab. Itu terjadi sebelum aku melakukan perjalanan ke Maroko,” ujar Joel Underwood, pria Inggris yang tinggal di Kota Manchester. Ia tersenyum geli ketika mengawali kisah perjalanannya menuju hidayah Islam. Betapa tidak, ia kala itu menyangka Alquran sebagai buku panduan wisata. Namun, berkat ‘kebodohan’-nya itu, Joel justru menemukan hidayah.
Joel dibesarkan dalam keluarga Kristen. Demi menjadi seorang Kristiani yang taat, ia sangat rajin membaca dan memahami Alkitab. “Jika saya membaca Alkitab, saya akan membacanya dengan sangat hati-hati dan kritis dalam memahami isinya.”
Hingga beranjak dewasa, ia terus berusaha menjadi hamba yang taat. Kala itu, ia sama sekali tak mengenal agama Islam. ”Saya tak tahu apa pun tentang Islam. Tak kenal satu pun Muslim,” ujar pria yang bekerja sebagai konsultan keuangan tersebut.
Saat menjadi mahasiswa di Amerika Serikat (AS) pun, ia belum mengenal agama rahmatan lil ‘alamin ini. Kampusnya yang berlokasi di wilayah timur laut AS didominasi warga kulit putih yang banyak berasal dari Inggris. Keragaman etnis dan agama sangat minim di sana. Maka, sangat kecil peluangnya untuk mengenal Islam. ”Saya mengenal Islam benar-benar dengan perjalanan saya sendiri yang muncul dengan cara yang bahkan tak pernah bisa saya bayangkan,” ujar Joel.
Jadi, bagaimana Joel mengenal Islam? Peristiwa kelam 11 Septemberlah yang menjadi titik tolaknya. Menyusul tragedi itu, ia mulai mendengar desas-desus mengenai Islam dan Muslim. Namun saat itu, ia belum ada keinginan sedikit pun untuk mencari tahu tentang Islam.
Keinginan untuk lebih memahami Islam mulai muncul ketika Joel berencana melakukan perjalanan ke Maroko. Saat itu, ia mencari referensi yang dapat memberikannya petunjuk umum tentang Maroko. Anehnya, Joel bukannya membaca buku panduan wisata, melainkan justru membaca Alquran.
“Saya pikir dari situ akan menemukan sedikit tentang budaya sebuah negara Islam dan tahu bagaimana harus bersikap. Saat itu, saya tidak tahu kandungan Alquran dan pesan yang terkandung di dalamnya karena saya belum pernah melihat kitab ini sebelumnya,” kata Joel sembari tersenyum lebar.
Di luar dugaannya, begitu membaca Alquran, Joel langsung jatuh hati dan ingin mempelajarinya. Lucunya, setelah enam bulan membacanya, Joel baru tahu bahwa Alquran merupakan Kitab Suci umat Islam. “Saya tahu itu buku agama, tapi saya tidak menyangka bahwa itu adalah Kitab Suci umat Islam karena saya tidak pernah melihat sebelumnya. Aku juga tidak tahu bahwa Alquran ternyata ‘nyambung’ dengan sejarah Kristen atau Yahudi. Aku tidak tahu bagaimana semuanya berkaitan.”
Makin penasaran
Saat di Maroko, Joel makin penasaran dengan Alquran. Ketika berkunjung ke berbagai tempat di Maroko, Joel yang melancong bersama sang istri merasa terus ingin membaca Kitabullah. Joel tak tahu mengapa bisa begitu. Hal yang pasti, ketika pertama kali membaca Alquran, ia telah terpesona dengan kekayaan isinya.
Ketika pulang dari Maroko, Joel memutuskan untuk lebih banyak mempelajari Alquran. Suatu kali ketika berjalan-jalan di Kota New Hampshire, ia melihat sebuah iklan penggalangan dana yang dibuat sebuah yayasan Islam. Ia sudah lupa nama yayasan itu. Dan yang jelas, Joel langsung menghubungi yayasan itu dengan tujuan mengenal Islam. ”Saya tidak tahu yayasan itu, tapi saya pikir ini adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui tentang Islam,” kata Joel.
Singkat cerita, yayasan tersebut membuat Joel mengenal beberapa orang. Merekalah yang kemudian memberikan beberapa informasi tentang Islam. Dari mereka pula, Joel kemudian mengenal seorang Muslim yang kemudian menunjukkannya pada Masjid New Hampshire. Di sanalah, Joel kemudian mempelajari Alquran.
Tak menyia-nyiakan informasi itu, segera saja Joel menuju masjid itu. Saat tiba di sana, ia merasa senang karena disambut dengan baik. Tak ada sedikit pun prasangka negatif dari Muslimin terhadapnya. ”Tak ada orang berkata, ‘apa yang kaulakukan di sini?’ Atau ‘Anda tidak cocok di sini’.” “Mereka sangat ramah dan mendukungku. Mereka justru mendatangi saya dan menanyakan ‘bagaimana saya dapat membantu Anda?’ Jadi, aku diterima dengan sangat hangat,” tuturnya bahagia. Tak lama kemudian, Joel pun mengucap syahadat dan memeluk Islam.
Yakin Selalu Istiqamah
Ketika seseorang memutuskan untuk menjadi Muslim, ia harus yakin bahwa Islam akan menjadi pegangan seumur hidup. Jadi, tidak bisa sekadar coba-coba. Hal itu pula yang tertanam di benak Joel ketika hendak berislam. ”Anda tidak bisa mengatakan bahwa saya akan menjadi Muslim selama beberapa tahun saja dan berkata, ‘oh, ini sulit bagi saya’ dan kembali pada keyakinan sebelumnya,” kata Joel.
Menurut dia, banyak mualaf yang masih berpikir seperti itu sehingga mereka sulit mempertahankan hidayah yang telah didapat. Joel yakin, ia bukan tipe mualaf seperti itu. Ia yakin akan selalu istiqamah dengan keislamannya dan menjadi seorang Muslim yang saleh. Di lubuk hatinya terdalam, telah tertanam pula tekad untuk tidak melepaskan hidayah yang telah diperolehnya dengan cara unik dan luar biasa. “Jadi, saya berkomitmen bahwa saya harus memeluk agama ini seumur hidup.’(kisahunik.muallaf.com)

Selasa, 09 Agustus 2016

Akhirnya Ditemukan Handphone Turis,Setelah Tertimbun Sampah 5 Ton

Admin     11.13    



BERKAT kegigihan 15 petugas pembersih jalan, Wisatawan Beijing berhasil mendapatkan kembali handphone yang tertimbun di tumpukan sampah 5 ton.
Kejadian berawal ketika, seorang Wisatawan bernama Zhang Xiaoliang, tengah berjalan dengan kekasihnya di Yuyuan Garden, Shanghai. Tiba-tiba mereka menyadarai bahwa telah meninggalkan iPhone mereka di tempat makan siang.
Zhang mengatakan bahwa, ponsel tersebut sangat penting baginya karena menyimpan data-data penting di dalamnya. Berbagai carapun dilakukannya termasuk melacak sinyal GPS yang ada di ponsel tersebut.
Setelah dilakukan pelacakan, entah bagaimana ponsel tersebut berakhir di sebuah tong sampah di dekat City God Temple. Namun, saat mereka mencapai stasiun itu, sinyal GPSnya tiba-tiba hilang.
Zhang menduga, ponselnya telah masuk di dalam tumpukan sampah yang beratnya mencapai berton-ton.
Seakan tak mau menyerah, ia pun meminta bantuan petugas pembersih jalan untuk membantu mencari ponsel tersebut.
Setelah mempelajari situasinya, Han Yiming, Kepala Stasiun City Gold Temple, langsung mengerahkan 15 petugas pembersih untuk mengurai tumpukan sampah. Mereka pun memulai pencarian pada pukul 1.40 waktu setempat hingga akhirnya ditemukan pada pukul 4.30 waktu setempat.
Pasca kejadian tersebut, Zhang memposting sebuah artikel online yang ia beri judul “Petugas Pembersih Paling Keren”, di mana pada artikel tersebut ia menceritakan Kisah Uniknya itu didalamnya.

“Kami benar-benar tersentuh atas semua bantuan, hingga akhirnya ponsel kami dapat ditemukan. Kami sangat menghargainya! Kalian adalah kebanggaan Shanghai! Terima kasih banyak! Kalian akan selalu kami tunggu di Beijing,” tulis Zhang pada artikel tersebut.(okezone.com)

Senin, 08 Agustus 2016

Jangan Lihat Dari Luarnya...Seorang Pemulung Yang Solat Jum'at...

Admin     22.54    


Di media sosial seringkali kita menjumpai berbagai postingan yang beraneka ragam.
Ada yang negatif, ada juga yang positif.
Maka dari itulah sebagai pengguna internet, kita diwajibkan agar selalu mawas diri dan bijak dalam memanfaatkan internet.
Berbicara tentang postingan di media sosial.
Kali ini ada sebuah postingan foto yang membuat banyak orang trenyuh.
Foto tersebut menggambarkan seorang pria pemulung sedang melaksanakan solat jumat di depan Masjid Agung Garut pada 5 Agustus 2016 lalu.
Akun Facebook Cerita Para Wali pun memberikan pesannya kepada netizen.
"Jika bisa. Ya diambil hikmahnya. Jika tidak, ya ga usah berkomentar negatif. Emang yakin solat kita yg bersih wangi dimasjid tepat waktu dll itu yg diterima? Perbaiki hati karena Allah swt lebih mengutamakan hati dibandingkan dgn penampilan kita. Afwan," tulis akun Cerita Para Wali.
Meski tak diketahui identitas dari pemulung tersebut, namun banyak netizen yang merasa trenyuh dan introspeksi diri menyaksikan foto tersebut.
 "Subhanallah... Semoga Allah SWT menyayangi bapak itu." tulis seorang pengguna Facebook.
"jujur gw malu..dia bsa knapa gw ga pernh bsa seperti itu..ya tuhan..maaf kan aku..," tulis pengguna Facebook lain.
"Tuhan melihat jauh kedalam Hati yg bersih bukan pakaiannya." tulis seorang netter.
"Suka banget sama foto ini.......nicepicture," komentar seorang netter.
"Masyaalloh, niat ibadah sholat Jumat, mungkin apadaya pakaian tdk suci...Alloh Maha Tahu," tulis seorang netter lainnya.(solo.tribunnews.com)

Demi Pokemon Go Restoran Ini Rela Bayar Mahal.

Admin     22.32    



Pengelola bar dan restoran di Inggris membayar 100 poundsterling atau sekitar Rp1,7 juta per hari supaya makhluk-makhluk virtual Pokemon GO bisa ditemukan di tempat mereka sehingga para pemain game mendatangi tempat usaha mereka.

Restoran burger di London, Maxwell's, mengaku pendapatannya naik hingga 26 persen sejak menggunakan umpan Pokemon untuk menarik pembeli.

Restoran itu memperkerjakan seseorang yang pekerjaannya hanya mengeluarkan umpan virtual yang menarik Pokemon di Convent Garden dan bahkan menjual berbagai macam milkshake Pokemon.

Mendaratkan Pokemon telah membawa 2.750 pelanggan baru ke restoran dan memberikan pendapatan ekstra hingga 70.000 poundsterling.

"Luar biasa reaksi orang-orang terhadap game ini. Saya sedang berjalan melewati Covent Garden minggu lalu dan hanya dalam waktu lima menit melihat setidaknya selusin orang berlarian berusaha menangkap Pokemon, kata Manajer Pemasaran Maxwell Anthony Knight dilansir laman Dailymail Rabu (27/7).

Sementara Oakford Social Club di Reading mengaku pendapatannya naik lima hingga 10 persen dan Fuller's mengatakan sedang mempertimbangkan untuk membayar "umpan".

George O'Connor, seorang analisis investasi di bank Panmure Gordon, mengatakan permainan augmented reality memberikan kesempatan untuk "memengaruhi bagaimana kita membelanjakan uang kita".

"Tentu saja bisnis akan berusaha menjadi sponsor lokasi di dalam game atau menawarkan penghargaan kepada orang yang mereka tarik ke lokasi mereka," katanya menambahkan.

Pihak lain yang bisa mendapat manfaat dari game itu di antaranya operator telepon.

Sejak diluncurkan di Inggris pada 13 Juli di Inggris, aplikasi game itu telah diunduh 5,1 juta kali. Di seluruh dunia, pengguna game itu sudah mencapai 21 juta.(senggang.republika.co.id)


So Sweet 35 Tahun Pasangan Ini Selalu Tampil Berseragam.

Admin     21.59    



Usia 65 tahun pernikahan bukanlah waktu yang singkat. Bagi pasangan Mel dan Joey Schwanke, masa-masa itu merupakan saat untuk 'menyamakan diri'.
Maklum saja, pasangan yang tingal di kota Omaha, Nebraska, Amerika Serikat (AS) ini selalu memakai pakaian yang sama.
Mereka tidak pernah meninggalkan rumah, kecuali mengenakan pakaian dengan motif yang sama. Dan hal inilah, yang membuat keduanya selalu dekat lebih dari enam dekade. Pasangan ini memiliki 146 baju yang match satu sama lain.
Seperti dasi Mel, atau jaketnya, yang terbuat dari kain yang sama dengan baju Joey. Biasanya mereka mengenakan baju bermotif bunga, sesuai dengan bisnis bunga yang mereka jalankan.
“Kami tidak pernah keluar tanpa memakai setelan yang sama,” ujar Mel kepala KETV seperti dikutip Daily Mail, Senin (28/5).
Kebiasaan ini bermula 35 tahun yang lalu, ketika keduanya pergi berlibur. Sejak saat itu, hal ini menjadi sebuah kebiasaan, bahkan obsesi.  Rahasia lain pernikahan lama mereka, adalah pembagian “kekuasaan” diantara keduanya.
“Di awal pernikahan, kami memutuskan, suami saya akan menjadi bos mulai pukul delapan pagi hingga lima sore, dan saya akan menjadi bos dari pukul lima sore hingga delapan pagi keesokan harinya,” pungkas Joey.(surabaya.tribunnews.com)
Sumber : Daily Mail

Si Kucing Kembar Yang Bikin Gemas.

Admin     21.51    



Sepasang kucing bernama Iriss dan Abyss mencuri perhatian para pengguna internet atau netizen. Dua kucing kembar identik itu memikat dengan bulunya yang berwarna putih bersih.

Keduanya terlihat unik karena memiliki mata heterokromatik. Mata para kucing betina itu sama-sama berwarna hijau di sebelah kanan dan berwarna biru di sebelah kiri.

Sejak lahir pada 11 November 2015, Iriss dan Abyss tinggal bersama majikan mereka di Saint-Petersburg, Rusia. Sang majikan yang memiliki akun Instagram @pdyagilev membuat akun Instagram khusus untuk hewan peliharaannya dan rajin mengunggah foto berbagai pose mereka.

Dilanisr dari Metro.co.uk, Iriss dan Abyss yang tak terpisahkan dipotret dalam berbagai pose lucu yang menggemaskan. Saat ini, akun Instagram @sis.twins diikuti lebih dari 37.400 pengguna.

Pada salah satu unggahan, Iriss dan Abyss dipakaikan baju ala Star Trek berwarna biru dan hijau. Salah satu dari mereka memeragakan Vulcan salute yang merupakan ciri khas karakter Mr Spock.

"Ini adalah dedikasi untuk Leonard Nimoy, seseorang yang sangat penting untuk semesta Star Trek. Teruslah hidup Mr Spock. Selamat beristirahat Leonard dan Anton," tulis keterangan foto yang mengenang mendiang Leonard Nimoy pemeran Mr Spock yang meninggal dunia pada Februari 2015 dan mendiang Anton Yelchin yang tewas pada Juni 2016.(republika.co.id)

© Liputan Plus. Powered by Blogger.